Rabu, 26 Agustus 2009

OKEY

aku senang bisa keluar dari rumah....
aku senang..... rumah tempatku bisa pulang hee

Kamis, 20 Agustus 2009

sebel

aku merasa tertekan bgt....
aku gak bebas melakukan sesuatu....
tertekan banyak hal....
aku hampir rapuh karna nya.....karna perasaanku sendiri yg terus2an tertekan.
aku gak akan minta apa2 nnt pokoknya....apa2 aku sendiri aja....
sebel....hhhuuuuaaa....!!!

Senin, 15 Juni 2009

Tanggal 13 juni 2009 yang Menggembirakan

Pagi hari aku ngobrol – ngobrol dengan lula ya .... tentang kelulusan kita. Pagi – pagi pula aku dapat sms dari teman aku kalau kita MA,SMA,SMK LULUS 100% inti smsnya itu. Aku memastikan dengan menelpon aisyah, dia bilangnya kalau itu benar karna dia udah telpon ustad Nur Khofiq, akupun minta nomernya beliau ya .... memastikan juga. Saat sudah aku telp yang inti dari telpon itu sama yaitu LULUS 100% gitu ALHAMDULILLAH. Seneng banget anak – anak BOB dan Alpabeta karena baru kali ini kita angkatan ke-22 itu keluar sebagai alumni dengan mencetak sebuah rekok, karna kami LULUS 100% ya ..... sebelumnya memang ada yang ketinggalan tapi sekarang itu tidak pada kami. Mulailah aku sebarkan berita gembita itu kesemua anggota BOB dan Alpabeta. Semuanya senang, akupun mendapatkan ucapan selamat dari teman lama, dia bilang ‘selamat ya assalaam lulus semua’ kami menutup semua itu dengan baik. Kita diberi kelancaran waktu wisuda, waktu UAN juga dan semuga kami diberi kelancaran juga waktu ujian masuk perguruaan tinggi sesuai pilihan kami. Aku berharap kepuasan, kegembiraan, dan keberuntungan ini terus kami dapatkan. Dimanapun BOB dan alpabeta berada, kami akan membawa kepuasan, kebahagiaan dan keberuntungan bagi semua orang disekitar kita, membawa kesuksesan bagi diri kami sendiri,otrangtua,saudara,teman –teman dan masyarakat. Dan suatu hari nanti semua cerita yang telah membuat sejarah bagi kami akan menurun keanak cucu kami he.AMIN

Tak lupa ucapan terimakasih kepada semua ustad dan ustadah.

Senin, 18 Mei 2009

Thanks For The Memories

By : Muhammad Fata Ridhwana

Sudah beberapa hari terlewati setelah wisuda. Banyak kisah yang masih tersimpan dalam memoriku. Kadang aku ingin bercerita pada teman-teman, tapi aku sadar aku mungkin tak bisa bertemu lagi. Kalaupun bertemu, rasanya waktu terlalu berharga hanya untuk hal remeh ini. Namun, tetap saja aku ingin sekali bercerita.
Aku merindukan saat berdebat dengan mereka, saat membicarakan sesuaru yang tak penting. Tapi gaya kami bicara seakan hal ini akan mengubah nasib bangsa. Seakan tidak ada waktu lain untuk membicarakannya kecuali saat itu. Aku merindukan saat kami duduk bersama di serambi masjid. Berbagai hal terlontar, mulai dari yang penting, sampai kabar utara-selaran. Kadang kening ini berkerut mendengarnya, kadang senyum tersimpul di wajah kami. Semua masih lekat di ingatanku, seakan baru saja aku duduk bersama mereka.
Waktu memang menyimpan berjuta kejutan. Waktu begitu konstan, tapi begitu melalaikan. Sampai sekarang pun aku masih tersesat olehnya. Ada kalanya aku ingin sesuatu cepat berlalu, tapi ada pula aku ingin tetap seperti itu. Sekali lagi waktu menunjukkan kuasanya, dia berjalan tetap, tak kenal penghalang. Kadang ia terasa lama, tapi itu hanya perasaan kita belaka. Semua itu tak bisa mempengaruhi waktu. Justru waktulah yang terus mempengaruhi kita, mempermainkan perasaan kita.
Ingatkah perasaan saat kita menunggu perpulangan tiba, atau menunggu datangnya hari Jum’at? Masih ingatkah perasaan saat disidang di depan masjid? Saat menunggu datangnya waktu shalat? Atau saat kita berlibur, menikmati indahnya sedikit kebebasan? Ingat pula saat kita dilantik menjadi OP, saat kita melakukan study banding, saat MWSA. Saat kita serah jabatan, atau disaat kita menunggu datangnya UAN? Saat menanti kiriman dari pujaan hati, atau sekedar ucapan salam darinya? Saat kita menanti wisuda, berwisata bersama. Atau saat wisuda itu sendiri, ingatkah?
Samakah perasaan kita saat itu? Bagaimana keadaan kita saat itu? Inilah kejutan dari Sang Waktu. Dia berjalan konstan, tetap, begitu istiqomah, begitu tunduk pada Yang Kuasa. Tapi perasaan kita terombang-ambing karenanya. Sejak kita dilahirkan, kita sudah melangkah bersama waktu. Tergantung kita sendiri, akankah kita jadikan ia musuh, sahabat, atau guru hidup kita.
Kejutannya masih belum habis, masih ada dan akan terus ada kejutan lainnya. Salah satunya ialah kenangan kita akan hal-hal itu. Mampukah waktu menghapus semua itu? Atau malah membuatnya semakin kuat, erat tertancap dalam memori kita. Mari kita tentukan bersama sejak saat ini.
Apakah nanti kita akan berkata “friends, where’s the memories?”
Ataukah kita berteriak bersama “Friends, thanks for the memories ! ! !”

Rabu, 13 Mei 2009

Kesedihanku

Aku sebel nie…..
Tahu gak aku habis dikerjain…..
Kamu tahu, ma temenku yang sangat aku percaya….
Teman yang mulai aku percaya……..
Mulai aku sayangi yang aku gak mau lagi nyakiti hatinya buat nangis apalagi karna aku udah buat dia nagis untuk kesekiankalinya.
Karna aku mulai menyadari ternyata Allah memberikan teman yang selama ini aku lupakan.
Kamu tahu….. aku dulu agak trauma punya sahabat….. karna aku berusaha hubungi dia,berusaha nyari tahu setiap no barunya tapi aku tidak mendapatkan balasan yang setimpal dari dia.dia malah punya sahabat baru yang ku gak tahu.

Memang kata orang lebih baik gak usah terlalu deket ma orang lain…… orang yag deket itu bisa jadi bumerang buat kita.
Sekarang aku hanya bisa percaya ma ALLAh semata.itu aja
Karna Allah Kekasih hatiku.


tapi.....aku tetap mengganggap dy sahabat..
dy udah memberiku pelukannya,perhatiannya,waktunya
hanya untuk mendengar curhatanku dll.
friend forever

Minggu, 10 Mei 2009

Hari Wisuda

By : Zia

PPMI Assalaam, 10 Mei 2009

Hari in adalah moment yang paling ditunggu-tunggu angkatan ke 22 yaitu angkatan 99′alphabeta n BOB.Tidak terasa udah 6 tahun ada yang 4 tahun dan ada yang 3 tahun di Assalaam, akhirnya diakhiri sudah.

Acara sebelum wisuda,mulai jumad,8 mei 2009 itu kita dari alphabeta punya acara yaitu jalan sehat lalu disusul ke dapur alphabeta jadi kita bisa merasakan bagaimana perjuangan ibu dan bapak dapur guna membuah makanan 3 kali sehari.Kita bantu ambilin makan buat adik-adik,ada yang bagian nyapu ada yang ngepel ada yang ngelap piring.Aku dapat tugas baren cindy itu ngepel,bayangkan kamu ngepel dapur semuanya tpi aku dan cindy ngepelnya yang diluar.Tapi kita berdua tidak hanya ngepel, kita bantu-bantu ibu masak telor karna lauknya habis, bantuin ngelap piring karna piringnya banyak banget lho.Hanya yang kita cari kebahagiaan dan kebersamaan.Nah dah selesai itu aku dan cindy ke acara berikutnya yaitu tsadis lomba juang biasanya tri lomba juang, disini ada 6 permainan ada memecah balon,lomba sarung berdua,cepet2 ambil bola, makan krupuk dari yang tiduran,duduk,agak berdiri sampai berdiri, lalu di pos berikutnya itu posku yaitu memindahkan belut, weh itu seru banget lho, lalu berikunya mencari harta karun didalam tepung.Lalu pengumuman hasilnya dech. Selanjudnya kita siangnya ke tiga serangkai melihat proses pembuatan buku dari pengeditan sampai pemasaran.Habis itu aku packing dech.

Tawangmangu, 9 mei 2009

Kita ketawangmangu.Cari suasana alam yang enak.disini kita dapat banyak nasehat,pesan- pesan dari ustaz-ustaz kita.Tapi acara rada rerganggu dengan adanya hujan yang semakin deras,tapi keberamaan dan karna kita belum mau pulang membuat acara terus berjalan,aku dan cindy gak kuat dinginnya daripada nanti sakit ya kita berteduh dech. Alam akhirnya tersentuh dengan kebersamaan kita hingga hujan berhenti dan panas matahari membuah baju yang tadinya basah menjadi kering,Subhanallah.

Lalu kita dapat pesan terakhir dari tiap ustadah dan wakil angkatan.wah….nangis semua lho eh…ada yang yang nangis satu orang tapi, sapa ya….???!!!.lalu kita ambil makan siang.Trus pulang,eh sempet- sempetnya kita berdua nyasar bis,tapi akhirnya ketemu juga.

Lalu malamnya gladi wisuda.Gak cakep ah jalannya putra,anggunan jalannya kita hehe.Lalu pengarahan dan tiduk.Kamar kita jadi tempat numpang mandi karna yang kamar tengah itu airnya mati.kita mempersiapkan acara wisudanya.

Tanggal 10 mei 2009

Ini dia hari penantian kita- kita menuju depan buat foto bareng wali kelas dulu.lalu saat musik menggiringi kita memasukkin area wisuda.Mulailah berbagai acar,hingga saat dimana kita dipanggil mulai dari yang mendapat syahada lalu nak MA disusul Nak SMA dan terakhir nak SMK.Kita antara sedih dan bahagia.Sedih karna tidak semuannya diwisuda,ada yang sakit dan gembila karna temen-teman lama kita dari elvas dan smoofex datang hanya untuk melihat wisuda kita walau tak semuannya sempet datang.Kita foto-foto, tangispun menghiasi suasananya.Walau buku cerita dan vidio kenangan telah mendahului jadinya agenda angkatan.Akhirnya saat itu saat dimana kita tak akan kembali,tidak seperti dulu,kita memulai memasuki dunia perkuliahan.Akhirnya aku melepaskan kenangan yang sudah kita bangun hingga membentuk 99′alphabeta.

Beberapa jam setelah itu…….

Baru beberapa jam aku keluar dari gerbang Assalaam, tapi rasa rindu menemaniku, rasa kangen menempel,sepi…..

Tapi kita tak akan lupa bahwa kita teman,sahabat,saudara selamanya.

ALFA BHETA 99

Inilah Kenangan Kita

99′AlphaBeta